• Cari kontrakan rumah yang harganya murah bisa jadi pengalaman tak terlupakan dalam kehidupan Anda. Ada yang langsung ketemu dengan jodohnya, ada pula yang harus berurusan dengan kehidupan duka mengontrak yang kadang membuat tidak nyaman, menambah biaya pengeluaran, dan sebagainya.

    Cerita pengalaman mengontrak tentunya bisa jadi pelajaran bagi diri sendiri maupun orang lain yang ingin cari kontrakan dengan harga yang murah namun kondisi kontrakan dan juga kondisi lingkungannya mendukung kenyamanan hidup sehari-hari.

    Berdasarkan pengalaman berburu rumah kontrakan dengan harga yang lebih terjangkau dengan gaji yang pas-pasan, berikut ini adalah beberapa tips untuk bisa jadi bahan pertimbangan Anda dalam mencari tempat tinggal semi permanen yang pas.

    Pengalaman Mencari Rumah Kontrakan Yang Murah Meriah

    1. Tujuan rumah dikontrakkan

    Banyak yang punya pengalaman mengontrak dengan periode tertentu yang sudah disepakati, namun ternyata masa kontraknya belum habis sudah disuruh pindah oleh pemiliknya. Hal ini tentu akan merugikan pengontrak karena mencari tempat tinggal atau tempat kontrakan lain bukanlah perkara yang mudah. Untuk menghindarinya, tanyakan kepada pemilik rumah tujuan rumah dikontrakkan.

    Ada beberapa alasan yang dipakai biasanya bagi pemilik rumah untuk meminta pengontrak pindah (kecuali karena selalu terlambat bayar kontrakan) antara lain rumah yang mau dijual, atau rumah yang ingin ditempati sendiri maupun ditempati keluarga/saudara pemilik. 

    2. Perhatikan struktur rumah

    Bagian struktur rumah yang biasanya jarang diperbaiki adalah bagian atapnya. Apalagi rumah yang masih menggunakan kayu sebagai struktur atap dan sudah berumur di atas 10 tahun. Kayu adalah bahan material bangunan yang tidak tahan selamanya karena bisa mengalami pelapukan, keropos, rapuh, dan sebagainya.

    Struktur atap kayu yang sudah tidak bagus akan menimbulkan masalah bagi penghuninya seperti misalnya kebocoran yang sulit untuk ditambal, hingga resiko atap yang gampang rubuh. Karena itu ketika mencari kontrakan, perhatikan setiap sudut dan bagian rumah, kalau bisa Anda melakukan kompromi dengan pemilik rumah apabila kondisi rumahnya tidak sesuai dengan yang ditawarkan atau diiklankan. 

    3. Atmosfer yang sesuai dengan kebutuhan

    Kadang hal-hal seperti atmosfer dan suasana kontrakan terlewatkan ketika memilih rumah kontrakan yang murah. Namun berdasarkan pengalaman sering pindah dan gonta ganti kontrakan, suasana di dalam rumah kontrakan akan sangat memengaruhi mood Anda seharian. Misalnya kondisi rumah yang mendapatkan cukup sinar matahari di pagi hingga siang hari, desain rumah yang memiliki sirkulasi udara yang baik, kelembaban yang tidak terlalu tinggi.

    Rumah kontrakan yang letaknya persis di pinggir jalan juga tidak begitu ideal apabila Anda membawa anak kecil. Selain berisik dan kualitas udara yang tidak baik, akan terlalu bahaya apabila si kecil main di depan rumah yang letaknya terlalu dekat dengan kendaraan bermotor yang lalu lalang.

    4. Pemilik rumah yang kekeluargaan

    Tentu akan lebih nyaman apabila hubungan pengontrak dengan pemilik kontrakan baik dan dekat seperti layaknya hubungan keluarga atau setidaknya seperti tetangga dekat. Pemilik yang bisa gampang dihubungi, ramah dan memberikan perhatian terhadap kenyamanan pengontrak rumahnya adalah pemilik yang tidak sekedar menjalankan bisnisnya namun juga memiliki rasa empati terhadap orang lain.

    Sayangnya masih banyak cerita para pejuang kontrakan yang mesti berurusan dengan pemilik rumah yang tidak tanggap ketika ada keluhan mengenai kondisi rumah misalnya atap yang bocor, air yang tidak lancar, atau bahkan bersikap dingin ketika ada masanya sulit untuk membayar uang sewa tepat waktu. 

    5. Kondisi lingkungan rumah terutama saat musim hujan

    Masalah banjir adalah masalah klasik yang melanda banyak daerah di Indonesia baik itu kota kecil maupun kota besar. Tidak hanya banjir, waspada pula terhadap resiko tanah longsor yang juga banyak terjadi di masa musim hujan. Harga kontrakan di kawasan yang rawan bencana memang biasanya lebih murah.

    Jika Anda tetap ingin mengambil kontrakan di daerah yang beresiko seperti ini, lakukan beberapa macam tindakan pencegahan ketika sudah tibanya masa musim hujan. Misalnya dengan mengamankan saluran hubungan listrik, jangan menyimpan benda-benda penting seperti surat-surat dokumen di bagian bawah, dan sebagainya.

    6. Perjanjian tertulis atau tidak tertulis

    Tidak semua pemilik rumah akan memberikan perjanjian tertulis kepada pengontrak rumahnya. Karena biasanya untuk sewa kontrakan hanya berdasarkan asas kekeluargaan saja. Tanyakan mengenai ketentuan masa kontrak, apabila Anda ingin pindah sebelum masa kontraknya habis padahal sudah bayar kontrak sampai selesai apakah sisa biaya sewanya akan dikembalikan?

    Begitu juga apabila ada kerusakan di rumah kontrakan, biaya perbaikannya akan ditanggung oleh siapa? Ketika membayar sewa kontrak, sebaiknya berjaga-jaga untuk membawa kwitansi sendiri sebagai alat bukti pembayaran yang sah. Jika ada perjanjian tertulis, pastikan ada saksinya baik dari pihak pengontrak maupun pemilik rumah.

    7. Lingkungan sosial yang aman

    Pengalaman kontrakan yang biasanya dialami adalah pakaian yang hilang saat dijemur, banyak titik yang dijadikan tempat berkumpulnya para preman yang tentunya membuat orang sekitar jadi merasa tidak aman, dan sebagainya. Untuk satu hal ini memang dibutuhkan pengalaman langsung kecuali Anda bisa berkomunikasi dengan baik bersama dengan pemilik maupun tetangga. Namun rasanya jarang ada pemilik yang menyarankan tidak mengontrak di rumahnya karena punya masalah ini itu. 

    Kalau bisa, pilih rumah kontrakan yang ada pagar besinya, sehingga kalau ada orang masuk setidaknya Anda bisa dengar ada suara pagar yang dibuka. Pilih area jemuran yang tertutup dan tidak bisa diakses orang lain, Anda tentu tidak ingin kehilangan pakaian kesayangan Anda bukan? Lihat lingkungan tetangga apakah memberikan kesan lingkungan yang banyak preman atau lingkungan sosial yang aman, apalagi jika Anda bawa keluarga untuk mengontrak. Itu dia beberapa tips aman mengontrak dari pengalaman cari kontrakan rumah yang murah.


  • Tahun sudah berganti. Harapan-harapan baru menyongsong di depan. Resolusi lama telah ditutup berganti resolusi ditahun yang baru. Dengan resolusi baru, Anda tentu telah siap bekerja keras untuk mencapainya. Sayangnya bersama geliat semangat mencapai resolusi yang baru, sisa pengalaman tidak menyenangkan ditahun yang lalu masih saja terus membayang. Menyisakan kesedihan sekaligus pelajaran untuk tidak mengulanginya kembali.

    Resolusi Tahun 2018: Jangan Lupakan Rosolusi 2017 yang Gagal

    Penyebab Resolusi Gagal

    Resolusi dibuat dalam rangka menjadikan diri lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tidak hanya menjadi pribadi yang lebih baik, namun dalam finansial dan kehidupan juga menjadi lebih baik dari sebelumnya. Karena itu resolusi dibuat untuk membuat seseorang berubah menjadi lebih baik. Jika resolusi yang Anda buat gagal, salah satu penyebabnya bisa jadi target Anda tidak spesifik. Tanpa target yang spesifik, kerja keras Anda menjadi sia-sia dan tanpa arah.

    Target spesifik yang dimaksud dapat dicontohkan dengan resolusi menurunkan berat badan. Jika Anda tidak menentukan target berat yang ingin dicapai, percayalah usaha Anda akan sulit tercapai. Namun jika Anda memberikan target spesifik dengan menurunkan berat 10 kilogram, maka usaha yang Anda lakukan akan terarah. Peluang keberhasilannya menjadi lebih besar. Selain tidak spesifik, resolusi tidak tercapai saat Anda membuatnya terlalu banyak. Sehingga tidak mungkin dilakukan semua dalam jangka waktu satu tahun lamanya.

    Biasanya resolusi dibuat dalam jangka waktu satu tahun. Dalam satu tahun tersebut, resolusi haruslah masuk akal sehingga memungkinkan Anda dapat mencapainya dalam jangka waktu tersebut. Semakin banyak resolusi dibuat, semakin besar peluang Anda untuk kehilangan kesempatan mencapainya. Bisa jadi satu atau beberapa resolusi yang Anda buat akan sulit dicapai dalam jangka waktu satu tahun tersebut.

    Resolusi Tahun Lalu Gagal, Dikemanakan?

    Tidak perlu menangis karena resolusi yang Anda buat gagal. Pasalnya ada banyak orang di luar sana mengalami hal yang sama dengan Anda. Namun tidak juga Anda biarkan begitu saja tanpa memetik pelajaran dari resolusi tahun lalu yang gagal. Karena kegagalan merupakan sebuah kesuksesan yang tertunda. Meski gagal, tidak berarti Anda meratapi diri sendiri dan merasa tidak berguna lagi. Lantas menenggelamkan diri pada penyesalan tanpa henti.

    Saat resolusi tahun lalu gagal, jangan membuangnya begitu saja. Jangan tiba-tiba menyerah dan tidak menginginkannya kembali. Melainkan analisis dengan baik, apa yang menyebabkan resolusi tersebut gagal. Apakah penyebab gagalnya resolusi tersebut adalah karena Anda terlalu serakah dengan membuat banyak resolusi selama satu tahun? Jika iya, tidak ada salahnya menambahkan resolusi tahun lalu pada tahun yang baru. Anda dapat bekerja keras untuk kembali mencapai resolusi tahun lalu ditahun sekarang.

    Jika setelah dianalisis penyebabnya adalah kurang spesifik, maka saatnya mengubah resolusi Anda. Buat catatan dengan lebih spesifik dan lanjutkan untuk meraihnya pada tahun yang baru. Namun jika setelah dianalisis, penyebab kegagalan adalah resolusi tidak masuk akal, maka sudah saatnya Anda melupakannya. Terkadang, beberapa orang membuat resolusi yang tidak masuk akal di luar dari kemampuan dirinya yang membuatnya berakhir gagal tanpa harapan.

    Buat Resolusi Baru Tanpa Gagal

    Beberapa artikel dari media luar menyebutkan bahwa 42 hingga 90 persen resolusi yang pernah dibuat seseorang gagal. Biasanya kegagalan ini bahkan terjadi pada bulan kedua ditahun baru. Kegagalan ini disebabkan oleh banyak hal namun hampir sebagian besar adalah lupa. Namun dapat ditarik kesimpulan bahwa kegagalan resolusi terjadi karena tidak sungguh-sungguh saat membuat sekaligus mengejarnya.

    Bahwa resolusi tidak hanya perlu kesungguhan dan kerja keras untuk melakukannya. Untuk mencapai target resolusi yang Anda buat, selain sungguh-sungguh dan bekerja keras, perlu langkah terstruktur untuk melakukannya. Salah satunya dengan menuliskan alasan dari resolusi yang Anda buat. Semisal Anda menginginkan untuk menurunkan berat badan 20 kilogram, maka Anda harus membuat alasannya, kenapa? Apakah untuk tampil cantik di depan si dia, atau justru karena penyakit diabetes yang akan mengancam kesehatan Anda.

    Jangan lupa untuk membuat rencana. Anda perlu membuat tenggat waktu pencapaian resolusi. Pada waktu-waktu tertentu mengevaluasinya, Anda telah beberapa persen menjalani resolusi. Tingkatkan persentase pencapaian, sehingga pada akhir tahun Anda sukses menjalankan resolusi. Terakhir, berikan hadiah saat Anda berhasil mencapai target resolusi. Hadiah ini akan membuat Anda lebih bersemangat untuk menyelesaikan resolusi sampai akhir tahun.


  • Bayangan hidup mandiri dan lepas dari omelan orang tua, menjadi daya tarik mengontrak rumah. Bebas melakukan apapun tanpa harus mendapatkan teguran dari orang tua, juga menjadi bayangan yang indah saat mengontrak rumah. Sayangnya semua bayangan itu tiba-tiba menghilang begitu Anda merasakan sendiri rasanya tinggal sendirian di rumah kontrakan.

    Semua hal-hal indah yang selama ini Anda harapkan justru berubah menjadi lebih buruk terutama saat Anda mengontrak rumah sendirian dan tidak memiliki pasangan.

    Sedihnya Tinggal Dikontrakan Sendiri, Apalagi Jomblo

    Sisi Baik Mengontrak Rumah Sendiri

    Mengontrak rumah tidak selalu menjadi pilihan semua orang. Ada sebagian orang yang terpaksa harus mengontrak rumah karena lokasi tempat kerja yang jauh dari rumah orang tua. Ada pula beberapa orang yang mengontrak rumah karena lokasi kuliah yang tidak memungkinkan untuk ditempuh langsung dari rumah orang tua, karena jaraknya yang sangat jauh. Namun apapun alasannya, mengontrak rumah tidak selalu berisi hal-hal yang menyedihkan. Ada banyak keuntungan yang dapat Anda rasakan saat mengontrak rumah.

    Mencoba belajar mandiri tidak akan pernah terjadi dalam hidup Anda jika selalu berada di dekat orang tua. Pasalnya saat berada di rumah orang tua, semua hal yang Anda lakukan akan selalu berada dalam kendali orang tua. Bahkan tentang bagaimana Anda mengelola keuangan juga ada ikut campur orang tua di dalamnya. Saat mengontrak rumah, Anda akan belajar mandiri dari mulai hal kecil seperti mengelola keuangan atau gaji bulanan.

    Bersama orang tua, Anda akan menyerahkan urusan kehidupan sosial kepada keduanya. Mengingat kedudukan Anda di dalam keluarga adalah sebagai anak. Semua tetangga mengenal Anda sebagai anak dari orang tua sehingga interaksi lebih mudah dilakukan. Berbeda dengan saat Anda mengontrak rumah sendiri, kehidupan sosial menjadi tanggung jawab Anda. Tidak pernah bertegur sapa dan keluar rumah, percayalah bahwa Anda tidak akan memiliki teman atau tetangga yang nantinya akan menggantikan keluarga.

    Mengontrak Rumah Itu Baik, Tinggal Bersama Orang Tua Lebih Baik

    Dibalik sisi-sisi baik mengontrak rumah, ada beberapa hal yang membuat Anda akan merasa sedih karenanya. Mengingat tidak semua orang terbiasa dan cepat beradaptasi dengan lingkungan baru tanpa keberadaan orang tuanya. Sisi-sisi menyedihkan ini akan membuat bayangan indah saat mengontrak rumah menjadi hilang dalam sekejap. Terutama saat Anda benar-benar tidak memiliki siapapun bahkan pasangan.

    Saat waktu makan adalah di mana Anda akan merasa sangat sedih. Jika selama tinggal bersama orang tua, Anda tidak perlu membeli makan sendiri, maka saat mengontrak rumah Anda harus masak dan membeli makan sendiri. Jika tidak membeli sendiri, Anda terpaksa harus kelaparan. Saat di rumah Anda akan makan bersama anggota keluarga minimal ditemani ibu di meja makan. Namun di rumah kontrakan, Anda tidak akan punya teman bahkan saat makan.

    Waktu paling menyedihkan saat berada di rumah kontrakan adalah di akhir bulan. Saat tinggal bersama orang tua, akhir bulan tidak ada artinya untuk Anda. Uang saku, makan, jajan hingga ongkos jalan sama sekali tidak menjadi kekhawatiran untuk Anda. Di rumah kontrakan, Anda harus merasa was-was dan cemas setiap kali akhir bulan tiba. Pasalnya di akhir bulan, gaji mulai menipis yang membuat Anda harus menghemat uang makan dan memangkas pengeluaran lainnya.

    Buat Rasa Sedih Menjadi Indah

    Tidak selamanya rasa sedih itu menyakitkan untuk dijalani. Bisa jadi kesedihan juga menjadi kenangan indah yang nantinya sangat lucu untuk dibicarakan. Karena itu jangan anggap kesedihan di rumah kontrakan sebagai akhir dari hidup Anda. Justru saat-saat sedih di rumah kontrakan dapat menjadi lecutan untuk Anda menjadi pribadi yang lebih baik. Lebih banyak bersyukur, belajar lebih hemat, belajar menabung dan belajar membangun kehidupan sosial di tengah-tengah masyarakat yang tidak akan bisa Anda dapatkan saat tinggal bersama orang tua.

    Untuk menghilangkan kesedihan yang berlarut-larut di kontrakan, sejak hari pertama mulailah membangun kehidupan sosial dengan baik. Jalin komunikasi dan interaksi dengan tetangga sebelah hingga kawan-kawan yang ada di dalam rumah kontrakan jika ada. Interaksi dan komunikasi yang baik akan membuat Anda menemukan pengganti orang tua. Jauh dari orang tua menjadi tidak suram seperti yang Anda bayangkan sebelumnya.

    Salah satu penyebab sedih yang Anda alami saat mengontrak rumah adalah, rasa nyaman yang tidak mampu diberikan dengan nilai yang sama seperti saat Anda berada bersama orang tua. Hal ini dapat Anda sikapi dengan membeli dan menyiapkan beberapa fasilitas yang membuat Anda nyaman. Seperti membeli buku untuk menghilangkan bosan saat sendirian di rumah kontrakan. Atau Anda dapat membeli fasilitas entertainment seperti televisi dan sound system untuk menghadirkan hiburan yang sama di kontrakan Anda. Sehingga sedih tidak sampai membuat Anda kembali pulang ke rumah.


  • Jika masih berpikir bahwa olahraga itu tidak penting, pertanda arus modernitas tidak berdampak pada kehidupan Anda. Pasalnya orang-orang modern tidak lagi hanya mementingkan gaya hidup yang glamor dan mewah, melainkan tubuh yang prima juga menjadi kebutuhan.

    Karena tubuh yang sehat menjamin pikiran yang prima untuk meraih puncak kesuksesan. Masih belum bisa terima dengan alasan tersebut? Mungkin dengan menyimak 6 alasan di bawah ini, Anda akan lebih termotivasi untuk rutin berolahraga.

    Olah Raga Itu Penting, Kita Hanya Butuh Konsistensi!

    Mencegah Datangnya Penyakit

    Tubuh manusia diciptakan sedemikian rupa untuk bergerak. Tubuh yang bergerak membantu Anda untuk melakukan apa saja hingga meraih kesuksesan. Hanya saya diperlukan waktu khusus dengan durasi tertentu yang konsisten, untuk membuat pergerakan yang Anda lakukan memberikan dampak bagi tubuh.

    Berolahraga secara konsisten membantu Anda memberikan dampak positif untuk tubuh. Terutama dalam membuat organ-organ terjaga dalam kondisi terbaik bersama kinerjanya yang maksimal. Selama Anda konsisten berolahraga, datangnya penyakit-penyakit berat seperti jantung koroner, diabetes, tekanan darah tinggi, kanker hingga gangguan ginjal dapat dicegah. Konsisten olahraga juga mencegah penuaan dini dan berpengaruh pada penampilan Anda.

    Meningkatkan Stamina

    Bersama dengan pekerjaan rumah dan kantor, dibutuhkan stamina yang cukup untuk dapat menyelesaikan keduanya. Hanya saja salah satunya sering kali terbengkalai saat Anda mengalami kelelahan setelah mengerjakan satu jenis pekerjaan. Biasanya yang menjadi korban adalah pekerjaan rumah. Sesampai di rumah, tubuh tidak mampu lagi bekerja membersihkan rumah.

    Berolahraga mengatasi rasa lelah dengan meningkatkan kemampuan tubuh untuk bergerak dan bekerja lebih banyak. Cari jenis olahraga dengan gerakan efektif seperti bersepeda yang mudah dilakukan namun memberikan dampak sangat banyak untuk meningkatkan stamina. Dengan catatan harus konsisten dilakukan untuk melihat hasil latihan Anda.

    Tubuh Menjadi Lebih Kuat dan Sehat

    Olahraga identik dengan gerak latihan tubuh menggunakan beberapa gerakan khusus yang berbeda. Tidak hanya sekedar bergerak, namun saat olahraga tubuh harus dipaksa untuk melatih dirinya. Pasalnya melewatkan olahraga ini akan memuat tubuh tidak dapat bekerja dengan baik dan terasa kaku saat bekerja dengan intens.

    Olahraga yang dilakukan konsisten, akan memicu pergerakan tubuh lebih maksimal seperti mengembangnya otot, ligamen, tulang dan masih banyak lagi. Paling penting, olahraga juga akan membuat organ bagian dalam tubuh memiliki kinerja yang baik, tidak terkecuali organ-organ yang bekerja untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh wanita.

    Membuat Tubuh Lebih Fleksibel

    Sering kali kata konsisten ini menjadi sulit dilakukan saat waktu pagi hari lebih sibuk dari biasanya. Sementara sepulang kerja, Anda masih disibukkan dengan pekerjaan rumah hingga rasa lelah. Hal ini menjadikan olahraga sulit dilakukan. Bahkan sering kali tidak konsisten yang justru tidak memberi dampak baik bagi kesehatan tubuh. Pasalnya dalam berolahraga, terdapat bermacam-macam jenis gerakan dari pemanasan, inti dan penutup gerakan.

    Masing-masing gerakan ini akan membantu Anda melakukan pemanasan seperti membungkuk, berputar, melipat hingga menjangkau benda. Saat Anda rutin berolahraga, maka dengan gerakan tersebut Anda akan mendapatkan tubuh yang lebih lentur dan fleksibel.

    Mengendalikan Berat Badan Ideal

    Tahukah Anda jika tokoh-tokoh besar seperti Bill Gates menjaga berat tubuhnya dengan olahraga? Banyak dari tokoh-tokoh besar dunia hingga lokal Indonesia, menjaga berat tubuh ideal dengan rutin berolahraga. Tidak dapat dipungkiri, gerakan olahraga yang dilakukan konsisten setiap hari memberi dampak sangat baik untuk tubuh.

    Salah satu membakar kalori yang menumpuk di dalam tubuh sehingga tidak menjadi cadangan lemak yang menyebabkan kegemukan. Jika Anda konsisten membakar kalori dalam tubuh dan membatasi asupannya, maka dapat dipastikan berat badan Anda lebih terjaga tidak sampai mengalami kegemukan.

    Kualitas Hidup Meningkat

    Gaya hidup modern tidaklah menjamin kesehatan seseorang selalu dalam kondisi terbaik. Pasalnya mereka yang tidak berolahraga cenderung menjalani pola hidup yang buruk yang berdampak pada kualitas hidupnya yang tidak baik. Bahkan dapat menyebabkan batas usianya lebih pendek karena penyakit hingga stress dan depresi.

    Dengan berolahraga secara rutin, Anda akan mendapati bahwa pola hidup yang buruk akan menjadi lebih baik. Kualitas tidur juga menjadi lebih baik sehingga dengan pekerjaan yang sangat banyak, Anda akan selalu dalam kondisi tubuh terbaik. Hidup juga lebih berkualitas dan memperpanjang usia.

    Apapun motivasi yang mendorong Anda untuk berolahraga, sangat penting untuk memelihara konsistensinya. Pasalnya olahraga yang terganggu akan berdampak buruk untuk tubuh. Saat Anda berolahraga tidak teratur, tubuh akan cenderung  mengalami cedera. Olahraga tidak teratur juga sangat tidak efektif dalam menjaga tubuh dan pikiran yang sehat. Tidak perlu banyak, Anda hanya perlu melakukan olahraga dengan intensitas yang sama secara rutin setiap hari untuk mendapatkan tujuan yang Anda inginkan.


  • Menyewa rumah kontrakan adalah solusi untuk memiliki hunian semi permanen bagi banyak masyarakat Indonesia. Alasannya bisa macam-macam, ada yang mengontrak karena ingin tinggal di satu kota sementara, atau sebagai hunian sementara ketika belum punya rumah permanen. Layaknya hubungan antar manusia, hubungan antara penyewa dengan pemilik rumah kontrakan pun punya banyak cerita suka dukanya.

    Banyak penyewa yang mengeluhkan pemilik kontrakan yang tidak ramah, sulit untuk diajak kompromi, atau punya banyak aturan yang ketat mengenai rumah kontrakannya. Namun banyak pula pemilik rumah kontrakan yang menyayangkan para penyewa yang tidak memiliki tanggung jawab terhadap rumah yang dikontraknya. Padahal, penyewa memiliki tanggung jawab untuk merawat bangunan yang ditinggalinya, tidak hanya bayar sewanya saja.

    Jangan Jorok Kalau Tinggal di Kontrakan, Ini Alasannya

    Jika bukan Anda yang membersihkan lalu siapa?

    Pemilik rumah kontrakan tidak memiliki kewajiban untuk membersihkan rumah yang sedang disewa karena hal tersebut merupakan tanggung jawab pengontrak. Bahkan, jika ada kerusakan rumah kontrakan selama Anda yang menyewa maka pemilik rumah memiliki hak untuk meminta pertanggung jawaban dari pengontrak untuk mengganti rugi atau memperbaiki kerusakan tersebut.

    Kerusakan yang terjadi apabila pengontrak jorok dan tidak mau bersih-bersih misalnya adalah warna cat dinding yang menghitam karena ruangan lembab akibat banyak sampah, saluran air yang mampat karena kotoran dibiarkan masuk ke dalam pipa, dinding dapur yang terlihat kusam karena tidak pernah dibersihkan setelah masak, dan sebagainya. 

    Pemilik rumah bisa jadi mengejar Anda untuk melakukan perbaikan

    Kerusakan yang terjadi akibat hal-hal yang di luar kendali misalnya atap yang bocor, terjadinya kerusakan pada sambungan listrik, pompa air, dan sebagainya bisa dikompromikan kepada pemilik rumah untuk perbaikannya. Solusinya bisa berbeda-beda, ada pemilik yang bersedia melakukan perbaikan dengan biayanya sendiri, ada juga yang hanya bersedia menyediakan tukang.

    Namun untuk kerusakan yang disebabkan oleh penyewa maka biaya perbaikannya harus ditanggung oleh penyewa. Bahkan ketika penyewa yang bertanggung jawab atas kerusakan sudah pindah, siap-siap untuk dikejar oleh pemilik rumah yang menuntut pertanggung jawaban karena selama masa kontrak rumahnya tidak dijaga dengan baik. 

    Menjaga kesehatan diri sendiri

    Kebersihan tidak hanya enak dipandang mata tapi juga penting untuk kesehatan. Meski bukan rumah sendiri, yang menempati rumah kontrakan adalah Anda dan pengontrak  memiliki kewajiban terhadap rumah kontrakan seperti seorang pemilik yang baik. Artinya tanggung jawab terhadap rumah kontrakan seharusnya sama dengan tanggung jawab terhadap rumah kontrakan. Jangan biarkan piring kotor menumpuk sampai Anda kesulitan menemukan alat makan yang bersih.

    Buang sampah pada tempatnya, kalau perlu buat sendiri tempat pembuangan sampah yang agak jauh dari rumah dan menjaga sampah tidak berserakan. Buka jendela dan gorden di siang hari untuk memberikan akses udara segar dan sinar matahari masuk ke dalam rumah agar lingkungan di dalam tetap sehat dan tidak terlalu lembab. 

    Makanan yang dibiarkan terbuka akan berisiko dihinggapi lalat. Lalat suka bersarang di tempat yang kotor dan hinggap di berbagai macam tempat termasuk tempat sampah dan juga kotoran hewan. Bayangkan jika tubuh lalat yang kotor kemudian hinggap di atas makanan yang kemudian disantap. Hal yang sangat kecil namun berpotensi membawa penyakit masuk ke dalam tubuh Anda dan juga keluarga. Jika memang tidak dimakan, tutup dengan menggunakan penutup makanan, atau dimasukkan ke dalam kulkas agar tidak basi. 

    Hewan lain yang suka dengan tempat yang jorok adalah kecoa. Kecoa adalah hewa menjijikkan yang bisa mendatangkan penyakit. Tutup lemari makanan dan juga alat makan rapat-rapat, bersihkan rumah kontrakan secara reguler hingga ke sela-selanya, jangan biarkan pakaian kotor menumpuk begitu saja. Salah satu bahaya kesehatan yang bisa disebabkan oleh kecoa adalah ketika dikencingi kecoa yang bisa menyebabkan luka pada kulit dan juga bengkak. Banyak juga yang mengalami dikencingi kecoa di bagian bibir dan mata yang tentunya bisa berbahaya. 

    Kamar mandi juga biasanya menjadi target joroknya penyewa kontrakan. Dinding, lantai, dan juga WC yang jarang disikat, bak mandi yang jarang dikuras dan dibersihkan, lama kelamaan akan membuat kebersihan kamar mandi jadi menurun dan jadi jorok. Sebagai pengontrak, Anda tentu tidak mau punya kamar mandi yang bau dan jijik, oleh karena itu setidaknya seminggu sekali atau sebulan dua kali bersihkan kamar mandi agar tetap wangi dan tidak licin.






    Follow articles RSS
    Follow comments' RSS flux